Malam itu, rumah kaca Noctis terasa lebih dingin dari biasanya.
Elena berdiri di depan meja tua tempat ia menemukan kelopak bunga itu.
Kelopak hitam.
Tidak besar.
Tidak mencolok.
Namun cukup untuk membuat jantungnya berdebar.
Karena ia tahu...
tidak ada bunga seperti itu di dalam rumah kaca.
Terutama bukan dari Noctis Orchid.
"Lady Elena."
Suara Adrian membuatnya menoleh.
Pria itu berdiri di pintu.
Sepertinya ia sudah mencarinya sejak kembali dari keluarga Valmont.
"Kau belum tidur."
Elena mengangkat tangannya.
Menunjukkan kelopak hitam tersebut.
Ekspresi Adrian langsung berubah.
Bukan terkejut.
Bukan bingung.
Tapi...
waspada.
"Di mana kau menemukannya?"
"Di sini."
Elena memperhatikan wajahnya.
"Anda tahu sesuatu."
Adrian tidak menjawab.
Dan diamnya justru memberikan jawaban.
"Yang Mulia."
Suara Elena lebih serius.
"Jangan katakan ini tidak penting."
Adrian berjalan mendekat.
Ia mengambil kelopak itu dengan hati-hati.
"Ini bukan dari Noctis Orchid."
"Aku tahu."
"Kalau begitu..."
Elena menatapnya.
"Siapa yang menaruhnya?"
Keheningan.
Adrian menggenggam kelopak itu.
"Keluarga Noctis memiliki musuh."
Elena mengerutkan kening.
"Karena bunga ini?"
"Bukan."
Adrian menatap Noctis Orchid.
"Karena sesuatu yang disembunyikan oleh bunga ini."
Elena menghela napas.
"Kenapa semua orang berbicara seolah-olah bunga ini memiliki rahasia besar?"
Adrian diam.
Lalu berkata pelan,
"Karena memang begitu."
"Rahasia apa?"
Tatapan mereka bertemu.
Untuk sesaat Elena berpikir Adrian akan menjawab.
Namun akhirnya pria itu hanya berkata,
"Belum waktunya kau tahu."
Jawaban itu membuat Elena kesal.
Bukan karena Adrian tidak memberitahunya.
Tapi karena sejak awal...
semua orang memutuskan sesuatu untuknya.
Seolah ia tidak cukup kuat untuk menerima kebenaran.
"Saya adalah Duchess Noctis."
Suara Elena terdengar tenang.
"Tapi saya masih diperlakukan seperti orang luar."
Adrian terdiam.
"Kau bukan orang luar."
"Lalu kenapa saya selalu menjadi orang terakhir yang tahu?"
Pertanyaan itu menusuk lebih dalam daripada yang Adrian duga.
Karena ia tahu...
Elena benar.
"Aku hanya mencoba melindungimu."
Elena menatapnya.
"Melindungi saya dengan menyembunyikan kebenaran?"
Adrian tidak menjawab.
Karena bagi dirinya...
menjaga seseorang berarti menjauhkan mereka dari bahaya.
Tapi bagi Elena...
kepercayaan berarti berbagi kebenaran.
Mereka berasal dari dua dunia yang berbeda.
Keesokan harinya...
Elena memutuskan sesuatu.
Ia tidak akan mengejar rahasia keluarga Noctis.
Tidak akan memaksa Adrian bercerita.
Namun ia juga tidak akan hanya berdiri diam.
Jika Noctis Orchid memiliki masa lalu...
maka ia akan menemukannya sendiri.
Dengan caranya.
Di perpustakaan mansion...
Elena mencari semua catatan tentang keluarga Noctis.
Sejarah keluarga.
Catatan tanaman.
Dokumen lama.
Namun sebagian besar informasi telah hilang.
Atau sengaja disimpan.
Sampai akhirnya...
ia menemukan sebuah buku tua di rak paling belakang.
Tidak memiliki judul.
Tidak memiliki lambang keluarga.
Hanya satu tulisan kecil di halaman pertama.
Untuk orang yang suatu hari akan merawat bunga ini.
Elena terdiam.
Isi buku itu bukan tentang tanaman.
Melainkan catatan seseorang.
Seseorang yang pernah tinggal di mansion Noctis.
Seseorang yang mengenal Noctis Orchid lebih dari siapa pun.
Lady Evelyn Noctis.
Ibu Adrian.
"Jika kau membaca ini..."
Tulisan itu berhenti beberapa baris.
Kemudian berlanjut.
"Berarti bunga yang selama ini tidur akhirnya menemukan seseorang."
Elena menahan napas.
Tangannya menggenggam halaman itu.
"Tolong rawat Noctis Orchid."
"Bukan karena nilainya."
"Bukan karena nama keluarga kami."
"Tapi karena bunga itu menyimpan sesuatu yang harus diketahui Adrian suatu hari nanti."
Elena membeku.
Adrian.
Bukan keluarga Noctis.
Bukan kerajaan.
Tapi Adrian.
Pesan ini ditulis khusus untuk seseorang yang akan datang setelahnya.
Seseorang yang akan menemukan bunga itu.
Di saat yang sama...
di ruang kerja.
Adrian menerima laporan dari salah satu penjaga.
"Yang Mulia."
"Ada seseorang yang mencoba memasuki arsip lama keluarga."
Adrian mengangkat wajah.
"Siapa?"
Penjaga itu ragu.
"Lambang yang ditemukan..."
Ia menyerahkan sebuah kertas.
Di atasnya ada gambar bunga hitam.
Ekspresi Adrian berubah dingin.
Karena ia mengenal simbol itu.
Simbol yang selama sepuluh tahun tidak pernah muncul.
Kelompok Black Orchid.
Malam itu...
dua hal terjadi bersamaan.
Elena menemukan pesan terakhir dari ibunya Adrian.
Dan Adrian mengetahui bahwa masa lalu yang selama ini ia kubur...
telah kembali.
Sementara Noctis Orchid perlahan membuka kelopak pertamanya...
rahasia keluarga Noctis mulai bangkit kembali.
Bersambung...
Comments
Post a Comment